My Photo

Recent Comments

Categories

January 2008

Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31    
Powered by Friendster Blogs

Now about The Album Of Dream Theater

now...let me review the album of Dream Theater history (sok english gila...)
sekarang...izinkan saya mereview album dari sejarah Dream Theater (terjemahannya kayak gini...)

oohh, saya lupa, yang saya review hanya album studionya saja ya... Live, Bootleg, EP nanti di post secara terpisah... (biar postingannya banyak...)

1. When Dream And Day Unite (1989)
    Album ini adalah album pertama dari DT yang menurut gw sih biasa2 aja... mungkin karena masih jadul banget, jadi efeknya masih pada kering2 semua... lagu yang kuat di album ini adalah "Ytse Jam". Nah, gw bakal sedikit ngebahas lagu ini. Klo do perhatiin, kata "Ytse Jam" klo hurufnya dibalik akan membentuk suatu kata yaitu "Majesty", dimana Majesty itu adalah nama band ini sebelum dinamakan Dream Theater. Klo dari segi komposisi lagu, Ytse Jam termasuk perfect untuk skala tahun 1989. Bayangin aja, padahal masih tahun segitu, tapi mereka udah membuat lagu instrument yang benar2 rumit dan perfect. Album ini memuat 8 lagu yang cukup berdurasi.
Rating: ***

2. Images And Words (1992)
    Perfect!! hanya 1 kata yang dapat melukiskan album ini. Berisikan 8 lagu, dan semua lagu dari album ini terbilang sangat kuat. Tapi yang pengen gw bahas adalah lagu "Metropolis Pt-1". This is a perfect song by DT!! berdurasi sekitar hampir 10 menit, dimulai oleh permainan orchestra, dan ketika petrucci masuk!! Jet jet jet... huuu, so perfect intro... labrie masuk vokal, dan ketika di pertengahan lagu ini menjadi full of fuckin instrumental, perfect instrumental section. Dan pada akhir lagu Labrie kembali masuk vokal section untuk mengakhiri lagu ini. Menurut gw, Metropolis adalah lagu terbaik DT sepanjang masa. ohh iya, gw juga mau sedikit ngebahas lagu "Under A Glass Moon" (UAGM), terutama solo gitarnya. Setelah gw browsing dimana-mana, ternyata solo gitar dari UAGM merupakan peringkat 95 solo gitar terbaik sepanjang masa. Dan memang, solo gitar dari petrucci ini benar2 rumit dan bergairah... Salut buat Om Petrucci...
Rating: *****

3. Awake (1994)
    Album ke 3 DT ini merupakan album pertama DT yang berisikan lagu berdurasi diatas 20 menit, yaitu "A Mind Beside Itself". Lagu ini terdiri dari 3 part, yaitu pt-1 adalah "Erotomania", Pt-2 adalah "Voices", Pt-3 adalah "The Silent Man". Album ini terbilang cukup bagus, tapi gw agak kesel karena album ini adalah penanda keluarnya Kevin Moore dari DT.
Rating: ***1/2

4. Falling Into Infinity (1996)
    Mellow album of Dream Theater. DT merilis album yang berisikan 11 lagu yang benar berbeda seperti biasanya. Berisikan 11 lagu yang tidak berdurasi seperti biasanya, hanya saja "Trial Of Tears", yang berdurasi sekitar 11 menit. Gw cukup suka dengan album ini, dan menurut gw Derek Sherinian udah berusaha cukup baik untuk mengisi kekosongan dari DT sepeninngal KevMo. Lagu2 yang cukup enak buat didengar di album ini adalah "Hollow Years", "Lines In The Sand", "Hell's Kitchen", dan "Peruvian Skies". OOh iya, di album ini DT tidak ada lagu berdurasi karena ada tuntutan dari label yang mengharuskan lagu harus dipotong-potong. Sayang sekali...
Rating: ***1/2

SEGINI DULU!!!

Okeee, saya baru sempat melanjutkannya...

5. Scenes From A Memory (1999)
    INCREDIBLE ALBUM!!! Hanya kata itu yang dapat menggambarkan album ini. Album ini merupakan album terbaik DT sepanjang masa, bukan hanya album DT terbaik, tetapi album Progressive terbaik (mungkin termasuk sepanjang masa). Dengan mencanangkan konsep album yang berisikan tentang kematian seseorang dan hadirnya duplikat seseorang, album ini mengingatkan begitu pentingnya arti hidup di dunia. Album ini mendapat predikat "Best Solo Guitar Album" (maaf saya lupa ke berapanya). Lagu yang paling "tidak manusiawi" (keren banget) disini adalah, "Beyond This Life", "The Dance Of Eternity", "Home", "Fatal Tragedy". Sisanya semua easy listening dan sangat-sangat indah untuk didengar, terutama "The Spirit Carries On", dan "Through Her Eyes". Album yang sangat berpengaruh untuk semua personil DT. Setelah album ini dirilis, Petrucci akhirnya dipanggil oleh G3, Portnoy mendapat predikat "Best Progressive Drummer" dari tahun 2000 sampai 2005 berturut-turut. Best Album!!!
Rating:*****

6. Six Degrees Of Inner Turbulence (2002)
    Album ini hanya berisikan 6 buah lagu, tetapi double disc!!! aneh bukan?? ya, memang seperti itu adanya. Pada CD 1, terdapat 5 lagu yang lumayan berdurasi. Dan semuanya enak didengar bagi kuping orang-orang progressive. Tapi saya kurang begitu suka dengan lagu "The Great Debate". Nah di CD 2, hanya ada 1 lagu dan itu berdurasi sekitar 42 menit!!! Dan memang lagu ini sangat superior, dari mulai mellow, progressive ada di lagu ini. Lagu ini menceritakan tentang orang-orang yang mungkin bisa dibilang cacat mental. Autis dll dibahas pada lagu ini. Good Album.
Rating: ****

SEGINI DULU!!!

                            

About Dream Theater

    Eehmm...sekedar iseng ngetik2, gw nyoba buat ngegambarin sebuah band yang sangat gw sanjung dan favoritkan, yaitu Dream Theater (selanjutnya DT). DT adalah sebuah band proggressive metal yang terbentuk pada tahun 1985.
    Personil-personil yang sekarang aktif adalah James Labrie (Vocalis), John Petrucci (Gitaris), John Myung (Bassis), Jordan Rudess (Kibordis), Mike Portnoy (Drummer). sekedar info, seluruh personil dari DT adalah lulusan S3 musik dari Berklee College Of Music di Boston. Pengaruh musik dari DT banyak ter-influence dari Rush (progressive rock), Yes (progressive rock), Iron Maiden (thrash metal).
    DT pada awal terbentuknya, sering berganti2 personil terutam vokalis. Dibentuk oleh Myung, Petrucci, dan Portnoy. Mereka mencari vokalis dan kibordis, setelah sekian lama hanya bermain instrumental saja. Akhrinya, ditariklah seorang vokalis bernama Chris Collins dan kibordis bernama Kevin Moore. Tetapi Chris Collins tidak bertahan lama, karena sekitar tahun 1988 dia sudah digantikan oleh Charlie Dominici, vokalis kedua DT. Pada era Dominici, DT berhasil merilis album pertamanya yang bertajuk "When Dream And Day Unite", dan behasil dijual ke pasaran dengan rating yang cukup baik.
    Kesuksesan dengan Dominici bukan berarti mereka puas dengan kemampuan Domi. pada sekitar tahun 1990, Domi keluar dari DT, karena perbedaan paham. Keempat personil DT melakukan Audisi vokalis, setelah itu ditariklah seorang vokalis baru bernama James Labrie yang berasal dari Canada. Tahun pertama DT dengan Labrie berjalan sukses. pada tahun 1992, DT mengeluarkan album kedua mereka yang bejudul "Images and Words". Album ini benar-benar membuat DT dikenal di Amerika bahkan Asia, dengan hitsnya yang bertajuk "Pull Me Under".
    Setelah melakukan serangkaian tur dunia, pada tahun 1994 DT mengeluarkan album ke 3 mereka yang berjudul "Awake". Sayangnya, album ini juga ditandai dengan keluarnya personil DT, Kevin Moore (kibordis) karena pertengkarannya dengan Mike Portnoy. Lalu DT mengadakan audisi kibordis. Sebelum Kevin keluar, DT sempat mengeluarkan album EP yang bertajuk "A Change Of Seasons".
    Akhirnya dipilihlah kibordis dari pengiring Yngwie Johan Malmsteen, Derek Sherinian. Debutnya bersama DT juga menelurkan album pada tahun 1996, yaitu "Falling Into Infinity". Masa ini, adalah masa2 sulitnya DT, karena sangat banyak tuntutan dari label yang sebenarnya tidak diketahui oleh pesonil DT. Karena keadaan ini, Mike Portnoy sempat menyatakan ingin keluar, tetapi setelah ditenangkan, dia tidak jadi keluar, dan memilih untuk memulai dari awal untuk melanjutkan kesuksesan DT. (Segini dulu...capek ngetiknya oii).
    Mari kita lanjutkan, setelah melakukan beberapa tur dari album "Falling Into Infinity", Derek keluar dari DT. Pada akhirnya DT menarik Kibordis Jordan Rudess. Sebenarnya Rudess sudah dilirik DT sejak mereka melakukan audisi mencari pengganti Kevin. Tetapi Rudess memilih untuk bermain untuk bandnya sendiri, dan dia merasa saat itu tidak tepat untuk berabung dengan DT.

    Debutnya bersama DT berjalan sangat sukses, dan dapat melahirkan album yang bertajuk "Scenes From A Memory". Album ini sangat-sangat berpengaruh terhadap  perkembangan aliran Progressive, karena album ini mengusung Concept Album, yang mana adalah lanjutan dari "Metropolis Pt-1" yang ada di album "Images And Words". Para penggemar DT, bahkan kalangan dunia, menilai album ini adalah album terbaik DT yang pernah dirilis. Menurut saya juga ini adalah album terbaik.
    Pada tahun 2002, DT mengeluarkan double disc album yang berjudul "Six Degrees Of Inner Turbulence". Pada album ini hanya berisikan 6 lagu, pada disc 1 ada 5 lagu, disc 2 ada 1 lagu yang berdurasi sekitar 42 menit!! yang berjudul sama seperti albumnya.
    Pada 2003, DT merilis album lagi yang hanya dibuat dalam tempo 3 minggu, yaitu "Train Of Thought". Album ini adalah sisi gelap dari DT, musik2nya sedikit keras dari sebelumnya. Mengandalkan sound2 yang sangat tebal.
    Pada 2005, "Octavarium" dirilis, Album ini benar-benar menggambarkan DT secara kesuluruhan dari awal terbentuknya DT sampai sekarang. Album ini terkonsep dengan sangat matang. Karena album ini adalah kontrak terakhir dari labelnya, banyak yang mengira album ini adalah album terakhir mereka. Gw sempet takut klo mereka gak ngeluarin album lagi.
    Untungnya, pada 2007 mereka mendapat kontrak dari label Roadrunner Record (RR). RR sudah banyak sekali jadi label para band2 terkemuka seperti Megadeth, Porcupine Tree, dll. Dan pada tahun ini DT mengeluarkan album studio ke 9 nya, yaitu "Systematic Chaos". Hanya ada satu kata untuk album ini. METAL!!!!. Album ini benar dark dan lebih metal dari album2 sebelumnya. Menurut gw juga album ini adalah yang terbaik. Lagu2 yang terkandung sangat menarik dan keras.
    DT banyak sekali merilis album/dvd live. yaitu
- Images And Words Live in Tokyo (DVD 1992)
- 5 Years In A Livetime (DVD)
- Scenes From New York (DVD/CD 2000)
- Live At Budokan (DVD/CD 2004)
- Score (DVD/CD 2006)
    DT adalah band yang seringkali merilis album bootleg (merekam secara diam2 tanpa diketahui oleh fans). Bootleg yang paling dikenal adalah "Number Of The Beast" yang mana DT menyanyikan lagu2 dari Iron Maiden. Lalu "Master Of Puppets" yang mana DT menyanyikan lagu2 dari Metallica.
    Semoga saja isu-isu DT akan ke Indonesia pada tahun ini benar. Gw sangat2 berharap sekali. waktu awal 2006 sebenernya DT ingin datang ke Jakarta, tetapi tidak jadi karena ada kejadian bom Bali, !@#$%^&*!!! kesalnya diriku... tetapi, maju terus Dream Theater!!! (duhh capek ngetiknya,,,)

EPL on Lativi (akhirnya)

    wahhh... akhirnya, setelah sekian lama tidak melihat EPL di layar televisi kita (bagi yang tidak menggunakan astro), stasiun televisi swasta Lativi dapat mengambil hak siar yang selama sekitar 3 bulan ini dipegang oleh Astro.
    Jujur gw seneng banget, walaupun Lativi hanya mendapatkan hak siar sekitar 26 pertandingan ( apa 26 pekan ya??). Sekarang berarti kita dapat menonton pertandingan liga inggris secara live. Apalagi gw dah kangen banget sama yang namanya "Kick and Rush"nya liga inggris.
    BRAVO EPL!!!